Liga Eropa (UEFA)

Rekap Liga Europa Tadi Malam Gol dan Drama Matchday 5, Roma Pecah Telur, Lyon Kokoh di Puncak

Liga Europa kembali menghadirkan malam yang penuh drama dan gol pada Matchday 5, Rabu (25 Januari 2026). Banyak tim yang berjuang untuk mengamankan tiket babak 16 besar, dan pertandingan tadi malam tidak mengecewakan. Dari Roma yang akhirnya pecah telur kemenangan hingga Lyon yang tetap kokoh di puncak klasemen grup, sorotan utama datang dari aksi-aksi menegangkan dan gol-gol dramatis.


Roma Akhirnya Pecah Telur

Salah satu sorotan terbesar datang dari AS Roma yang menjamu tim asal Jerman, Borussia Dortmund. Setelah empat laga sebelumnya hanya berakhir dengan hasil imbang atau kekalahan tipis, Roma akhirnya memecahkan kebuntuan dengan kemenangan pertama mereka di grup.

Gol pembuka lahir dari Nicolo Zaniolo pada menit ke-23, memanfaatkan umpan matang Tammy Abraham. Selepas gol tersebut, Roma terlihat lebih percaya diri, menekan Dortmund hingga babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Dortmund sempat mencoba membalas di babak kedua, namun pertahanan Roma yang rapat membuat serangan mereka sulit berkembang. Keputusan taktis pelatih José Mourinho terbukti efektif ketika Roma menambah gol kedua pada menit ke-68 melalui penalti Lorenzo Pellegrini. Kemenangan ini membawa Roma naik ke posisi kedua grup, membuka peluang mereka lolos ke babak knockout yang semakin dekat.


Lyon Kokoh di Puncak

Di Grup A, Lyon tampil gemilang menghadapi tim asal Belanda, Feyenoord. Pertandingan ini menjadi penentu dominasi Lyon di puncak klasemen.

Lyon memulai pertandingan dengan tempo tinggi, dan hasilnya terlihat pada menit ke-15 saat Alexandre Lacazette berhasil membobol gawang Feyenoord. Gol cepat ini membuat Lyon lebih leluasa mengendalikan permainan. Meski Feyenoord berusaha bangkit, Lyon tetap disiplin dalam pertahanan dan serangan balik yang cepat berhasil menambah skor menjadi 2-0 melalui Moussa Dembélé pada menit ke-57.

Kemenangan ini memastikan Lyon tetap kokoh di puncak grup, unggul tiga poin dari pesaing terdekat mereka. Pelatih Peter Bosz memuji kinerja timnya yang “kompak dan fokus sepanjang pertandingan.” Keberhasilan ini juga meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang laga penentu terakhir di Matchday 6.


Drama di Grup Lain

Di pertandingan lain, drama juga mewarnai grup-grup lainnya. Sevilla harus puas bermain imbang 2-2 melawan Rangers di kandang sendiri. Sevilla sempat unggul dua gol, namun Rangers menunjukkan semangat juang tinggi dengan menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Hasil ini membuat persaingan di grup tersebut semakin ketat dan menarik untuk disimak pada laga terakhir.

Tidak kalah seru, pertandingan antara Real Betis dan Lazio juga menghadirkan momen menegangkan. Betis berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 melalui gol cantik Juanmi di babak kedua. Lazio, yang sebelumnya berada di posisi kedua, harus puas berada di posisi ketiga dengan satu laga tersisa.


Malam Penuh Gol dan Drama

Secara keseluruhan, Matchday 5 Liga Europa menghadirkan semua elemen yang dicintai penggemar sepak bola: gol dramatis, comeback mengejutkan, dan pertarungan strategi antar pelatih papan atas. Roma akhirnya memecahkan kebuntuan, Lyon tetap menjadi penguasa grup, dan persaingan di grup lain semakin ketat.