Liga Inggris

VAR, Handball, dan Gol Menit Akhir Bikin Nottingham Forest vs Liverpool Makin Panas

Duel Nottingham Forest vs Liverpool FC pada giornata ke‑27 Premier League musim 2025/26 menjadi salah satu pertandingan penuh drama paling dibicarakan minggu ini. Pertandingan yang digelar di City Ground tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1‑0 untuk Liverpool berkat gol dramatis di menit akhir dari Alexis Mac Allister, tetapi bukan hanya hasilnya yang jadi sorotan — prosesnya penuh kontroversi VAR yang memanaskan perdebatan di kalangan penggemar dan analis liga.

Secara garis besar, laga ini berjalan dengan dominasi momentum berpindah antara kedua tim. Nottingham Forest tampil lebih agresif di babak pertama, memaksa Liverpool tertekan dan nyaris membuka skor melalui beberapa peluang matang. Sementara itu, Liverpool — yang sempat kesulitan menemukan ritme permainan — mulai menunjukkan tanda‑tanda serangan di babak kedua, meski menciptakan sedikit peluang yang benar‑benar berbahaya.

Namun semua itu segera terlupakan oleh kejutan drama pada fase kritis pertandingan. Mac Allister tampak membawa Liverpool unggul pada menit ke‑88 ketika bola hasil tendangan dan defleksi masuk ke gawang Forest. Namun momen sukacita itu berubah jadi kekalahan sementara setelah wasit dan VAR memutuskan gol tersebut dianulir karena menyentuh lengan pemain asal Argentina itu — sebuah keputusan yang memicu perdebatan panas tentang interpretasi handball dalam aturan modern sepak bola.

Kontroversi Handball dan Peran VAR

Kontroversi terbesar dalam laga ini bermuara pada keputusan VAR untuk menganulir gol pertama Mac Allister. Bola memang masuk ke gawang Forest, tetapi setelah ditinjau melalui sistem VAR, wasit Anthony Taylor membatalkan gol tersebut dengan alasan bola sempat mengenai lengan Mac Allister sebelum melewati garis gawang. Menurut interpretasi VAR, meskipun kontak itu tampak tidak disengaja, aturan handball mengharuskan gol dibatalkan jika bola menyentuh bagian lengan pemain penyerang.

Keputusan ini pun menyulut reaksi keras dari suporter dan pengamat, yang berargumen bahwa kontak tersebut minimal atau bahkan tidak disengaja — dan dalam beberapa kasus, VAR dianggap terlalu cepat campur tangan tanpa mempertimbangkan konteks permainan secara menyeluruh. Perdebatan tentang handball di sepak bola modern memang telah berlangsung selama bertahun‑tahun, dan momen ini menambah daftar panjang kontroversi dari penggunaan teknologi VAR.

Gol Menit Akhir sebagai Penentu

Meski gol pertama dianulir, Liverpool akhirnya tidak pulang tanpa poin. Pada masa injury time babak kedua — tepatnya menit ke‑96 atau ke‑97 — Mac Allister kembali menjadi protagonis. Kali ini, setelah sundulan Virgil van Dijk berhasil dimentahkan oleh kiper Stefan Ortega, gelandang Argentina itu mengambil bola dan menyambar dari jarak dekat untuk memastikan kemenangan 1‑0 bagi Liverpool.

Gol ini kemudian kembali melewati pemeriksaan VAR — kali ini terkait dugaan offside dalam build‑up serangan — tetapi akhirnya dinyatakan sah. Keputusan itu membuat kemenangan Liverpool tetap berlaku, meskipun banyak pihak menilai The Reds sebenarnya tidak terlalu pantas menang berdasarkan jalannya pertandingan.

Gol di menit injury time seperti ini bukan hanya membalikkan hasil pertandingan dalam sekejap, tetapi juga menggambarkan betapa rapuhnya momentum dalam sepak bola modern. Bagi Liverpool, tiga poin ini sangat berharga untuk memperkuat posisi mereka dalam perburuan tempat empat besar. Bagi Forest, kebobolan menit terakhir tentu menjadi pukulan telak, terutama mengingat performa impresif mereka sepanjang laga.

Reaksi dan Dampaknya

Reaksi usai pertandingan sangat beragam. Pundit seperti Jamie Carragher bahkan menyebut hasil ini sebagai salah satu “robbery” terbesar musim ini, mengacu pada kontroversi keputusan VAR yang memengaruhi hasil akhir. Sebagian penggemar Forest merasa keputusan tersebut sangat merugikan tim mereka, terutama setelah tampil kompetitif sepanjang 90 menit.

Di sisi lain, pendukung Liverpool tentu bersyukur bahwa tim mereka mampu bertahan di tekanan dan memanfaatkan peluang di momen paling krusial. Hasil ini juga mencerminkan pentingnya ketajaman mental dan determinasi — dua aspek yang sering menentukan pemenang dalam laga‑laga ketat seperti ini.

Pertandingan antara Nottingham Forest dan Liverpool pada pekan ke‑27 Premier League tidak hanya menentukan hasil liga, tetapi juga memicu perdebatan besar soal penggunaan VAR dan interpretasi handball dalam sepak bola modern. Drama gol yang dianulir dan gol menit terakhir yang akhirnya menentukan kemenangan Liverpool membuat laga ini akan dikenang sebagai salah satu pertemuan paling kontroversial dan emosional musim ini.