Paul Pogba Tidak Masuk Skuad AS Monaco untuk Liga Champions: Alasan dan Implikasinya
Keputusan mengejutkan datang dari AS Monaco terkait Paul Pogba, gelandang ternama asal Prancis, yang dipastikan tidak masuk dalam daftar skuad tim untuk kompetisi Liga Champions musim ini. Hal ini terjadi menjelang pertarungan besar klub Ligue 1 tersebut di babak playoff menghadapi rival domestik Paris Saint-Germain (PSG) di ajang Liga Champions 2025–26. Keputusan itu menjadi sorotan karena Pogba adalah salah satu nama paling menonjol dalam daftar pemain Monaco musim ini, sekaligus eks pemenang Piala Dunia bersama timnas Prancis.
Cedera dan Masalah Kebugaran yang Berkepanjangan
Alasan utama pencoretan Pogba dari skuad Liga Champions adalah masalah cedera yang terus mengganggu kebugarannya. Sejak bergabung dengan AS Monaco pada Juni 2025, Pogba belum bisa tampil secara konsisten akibat rentetan cedera, terutama pada betis dan otot lainnya yang membuatnya sering absen dalam sesi latihan maupun pertandingan resmi.
Menurut laporan media, termasuk ESPN dan laporan klub, Pogba mengalami cedera betis sejak awal Desember 2025, yang memaksanya absen dari sejumlah laga penting. Kondisi ini membuatnya tidak cukup fit atau siap untuk tampil di kompetisi Liga Champions, yang menuntut performa puncak dari setiap pemain.
Situasi ini diperburuk oleh fakta bahwa Pogba hanya tampil tiga kali untuk Monaco sejak kedatangannya, dengan total waktu bermain yang sangat minim. Manajemen klub dan staf medis tampaknya memutuskan bahwa risiko memasukkan Pogba dalam skuad Liga Champions terlalu besar, mengingat potensi cedera ulang atau beban fisik yang tidak optimal.
Dampak Terhadap Monaco dan Pogba
Keputusan ini memberikan dampak ganda. Bagi klub, absennya Pogba berarti Monaco kehilangan salah satu pemain paling berpengalaman di tengah – sesuatu yang bisa sangat terasa di kompetisi seketat Liga Champions. Monaco diketahui telah mendatangkan beberapa pemain baru, seperti Simon Adingra dan Wout Faes, dan manajemen kini memilih untuk memberi kesempatan kepada mereka serta pemain yang benar‑benar fit dan siap tampil di level tertinggi.
Sementara bagi Pogba, keputusan ini merupakan batu sandungan besar dalam upayanya mengembalikan kariernya ke jalur yang diinginkan. Setelah menjalani masa larangan bermain selama 18 bulan akibat kasus doping di musim sebelumnya, gelandang 32 tahun ini sebenarnya sangat berharap bisa kembali menunjukkan kualitasnya di panggung internasional. Namun, cedera yang terus datang membuatnya belum bisa menunjukkan kapasitasnya secara optimal sejak tiba di Monaco.
Reaksi dan Kontroversi di Kalangan Penggemar
Banyak penggemar sepak bola, khususnya suporter Pogba, merasa kecewa dengan situasi ini. Mereka berharap mantan pemain Juventus dan Manchester United itu bisa bangkit dan kembali menjadi bagian penting dari tim. Namun, faktanya kondisi fisik Pogba sering menjadi hambatan terbesar. Di media sosial dan forum olahraga, muncul diskusi panjang tentang masa depan kariernya, apakah sebaiknya ia terus berusaha kembali atau mempertimbangkan pilihan lain seperti mengurangi beban kompetitif.
Apa Selanjutnya untuk Paul Pogba?
Dengan tidak masuknya Pogba dalam skuad Liga Champions, fokus utama kini adalah pemulihan kebugaran jangka panjang dan evaluasi masa depannya bersama AS Monaco. Klub kemungkinan besar akan terus memantau progresnya dalam beberapa pekan mendatang dan menentukan apakah ia bisa kembali sebelum musim kompetisi berakhir, atau apakah kedua pihak akan mengevaluasi kembali kontraknya di akhir musim.
Pogba sendiri baru saja kembali ke sepak bola setelah sekian lama absen akibat sanksi dan masalah fisik. Meski begitu, ia belum mampu tampil secara konsisten, dan kini absen dari kompetisi Eropa terbesar menjadi kenyataan pahit yang harus dihadapi. Untuk penggemar sepak bola Prancis dan pengamat dunia olahraga, kelanjutan karier Pogba di Ligue 1 tetap menarik untuk diikuti, terutama melihat bagaimana ia bisa bangkit dari periode sulit ini.
Dengan pencoretan ini, Liga Champions musim 2025–26 mungkin akan menjadi salah satu babak kompetitif yang tanpa salah satu sosok paling kontroversial dan berpengalaman di skuat AS Monaco. Perjalanan Paul Pogba dalam menghadapi tantangan kebugaran dan membangun kembali kariernya masih jauh dari selesai, tetapi langkah selanjutnya akan menentukan apakah legenda sepak bola Prancis itu bisa kembali bersinar di level tertinggi.
